Greenhouse (1) Instalasi Proses

assallamuallaikum wr. wb.

selamat malam semuanya

 hari ini saya kembali dan berbagi pengalaman saya berkebun selama 4 tahun terakhir. tentu sudah sangat lama saya bermimpi mempunyai greenhouse sendiri meskipun masih diatas lahan sewa, saya sangat bersyukur perlahan dapat tercapai.

selama 4 tahun saya berusaha memperdalam ilmu tentang berkebun meskipun ilmu tersebut masih sangat jauh dan sedikit, tapi tak apa karena saya sangat mencintai proses perkembangannya.

dasar ilmu saya dalam pendidikan adalah ekonomi!(yap) tidak ada hubungannya sama sekali dengan usaha yang saya jalankan sekarang. meskipun begitu saya tetap berusaha menggapainya, karena apa yang kita sukai akan lebih ternikmati dalam menjalaninya. bukan tanpa kegagalan, keputusasaan, kesedihan dan hal negatif lainnya.

ya!! saya berani berkata seperti itu sekarang karena memang sudah saya alami sendiri!!. kita memang harus berani mencoba dan mengambil resiko dalam berusaha, tapi dalam artian bagaimana kita dapat menghadapinya sendiri.

berkebun itu resikonya sangat besar tapi jika keinginan kita bias lebih besar maka akan dapat kita menghadapinya, saya juga belum mencapai keberhasilan tersebut tapi saya tetap mencoba untuk bertarung dengan hal itu. memang benar apa yang dikatakan orang sukses diluar sana “proses tidak akan mengkhianati hasil” kita yang bersungguh-sungguh dalam menggapainya.

oke cukup dahulu ceritanya saya akan masuk kedalam topik pembicaraan instalasi proses pembuatan greenhouse saya.

tapi sebelumnya saya sangat berterima kasih kepada orang-orang yang bekerja disetiap tingkat usaha ini dan juga kepada pembaca yang sudah meluangkan waktunya membaca tulisan saya yang acakadut ini hehe 😀

1.step pertama

sebelum saya berbicara pada pondasi/rangka greenhouse saya, sempat berfikir sangat lama mungkin sekitar 2 tahunan (ini mikir atau memang mulia males :D). ya memang benar sangat lama sekali soalnya saya ingin pondasi tersebut dapat dipindah-pindah karena posisi saya menyewa lahan, anti rayap, gampang instalasinya juga dapat dibongkar pasang dan kokoh.

dulu saya sempat berfikir menggunakan batang bambu lagi, namun dulu saya pernah mencoba memakai batang bambu dan pada akhirnya gampang dimakan rayap cepat rapuh dan mudah ambruk baru pakai 1 tahun. meskipun sudah saya lapisi dengan cat juga oli, namun bukan berarti bambu tidak baik kualitasnya. tetap jatuhnya harga akan lebih mahal dalam pengolahannya

untuk kayu saya tidak berani malah akan lebih besar dari bambu biayanya.

pada akhirnya saya menggunakan baja ringan, dimana semua kriteria yang saya inginkan ada pada produk material yang satu ini.

setelah material ditentukan yang kedua saya lakukan adalah mencari lahan yang akan saya sewa, dan Alhamdulillah dapat meskipun sudah pasrah juga karena keliling selama 3 bulan tidak ketemu.

sebelum instalasi yang saya kerjakan adalah memberihkan rumput-rumput juga beberapa pecahan semen, saya dibantu oleh 2 teman saya sehingga pekerjaan tidak terlalu berat. setelah selesai saya memberikan kode kepada mandor dari bagian baja ringan untuk instalasinya.

spesifikasi baja ringan yang saya gunakan adalah c75-75 dengan dinding tertinggi 4.2 m dan dinding terendah 3.5 meter di atas luah lahan 50m2. berikut foto-fotonya.

setelah rangka jadi kemudian saya membeli plastic uv 30% (kalau tidak salah) untuk dijadikan atapnya. 

setelah pemasangan atap uv selesai kemudian saya membeli insect net dengan kerapatan 50 mesh 1 roll. 

saya sengaja memberikan ruang udara sebanyak 1 meter pada bagian dinding tertinggi agar greenhouse tidak terlalu panas, dengan resiko hama akan masuk sebagian. 

dapat dilihat bagian dalam greenhouse saya masih berantakan dan berserakan batu juga rumputnya. 

setelah semua instalasi atap dan dinding selesai, saya mulai dengan menggarap alasnya dengan penyemenan. pertama saya mencoba bekerja sendiri untuk bagian penyemenan namun membutuhkan waktu yang lama, kemudian saya ajak teman saya yang mau membantu. ada beberapa orang yang mau dan akhirnya selesai bagian semen menyemen.

tadaa!!! saya sangat senang sekali akhirnya beberapa tahap impian saya terwujud dan pekerjaan yang kami lakukan dapat dikatakan rapi hehe (maklum saya bukan tukang). tapi memang kita harus bisa semua ketika tidak ada yang bias membantu 

cukup sekian dulu bagian greenhouse ini, jika ada yang ingin ditanyakan pada bagian komentar saja.
inshaallah saya dapat menjawabnya semampu dan sesempat saya hehe 😀

 

2 comments

    • Amiin terima kasih.

      Masih banyak yang harus dirubah sebenarnya, ketika greenhousenya jadi dan menampung tanaman ternyata banyak yg harus diperbaharui dari segi kebutuhan hidup tanamannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s