Bunga Zinnia hidroponik dan Cara Perbanyakan Stek Batang


malam ini saya akan menulis tentang bunga zinnia (bunga kertas/bunga pinggir sawah), yah … sesuai dengan judulnya haha tapi tunggu dulu tapi ada yang tidak biasa… apa itu?? itu dia ada kata hidroponiknya.

sebenarnya apa sih yang membedakan ?? kalau menurut jawaban saya sih (tidak ada) bedanya. toh kita sama-sama menumbuhkan beberapa tanaman hingga besar sampai berbuah ataupun berbunga.

inspirasinya dari mana?? inspirasinya saya dapatkan ketika sedang memetik buah pisang dipohon… (bercanda) bukannya pisang ditebang ya?? wis wis guyonnya

back to the topic ..

inspirasinya saya dapatkan ketika kebun saya sudah tersedak… eh terdesak atau bisa dikatakan tidak cukup ruang. dan saya kekalapan dalam menyemai benih zinnia :’D, bukan rahasia umum kalau seorang pekebun berkeinginan menanam banyak jenis tanaman tapi alangkah sedihnya lahan juga kurang :(.

ya benar sekali bahwa metode hidroponik ini ampuh dalam menyalurkan makanan secara langsung ke banyak tanaman sekaligus dengan merata, karena nutrisi yang diberikan kepada para tanaman oleh sang tukang kebun sudah diatur dengan sedemikian rupa, dan ada satu hal lagi… karena tidak banyak memakan ruang tumbuh para tanaman hihihihihi…

tujuan anda menanam zinnia apa? nah ini pertanyaan yang sulit…untuk jawaban ngawurnya adalah karena benih terlanjur disemai apa  boleh buat ya harus ditanam kalau tidak ya mati.. kan sayang :(. untuk jawaban seriusnya.. karena ya seperti jawaban saya yang pertama tadi hahaha. ehm maaf.. saya ada proyek bisnis yang namanya bunga potong zinnia, bibit bunga zinnia dan bunga dalam kristal.

mas bukannya bunga kertas itu sudah biasa ya? mana mungkin orang ada yang mau beli? nah ini nih pertanyaan yang membuat saya sedikit shcko.. eh syok, kalau semua orang beranggapan bahwa ini bunga biasa, bunga tepi kampung lah, bunga di sawah-sawah, ngapain lu bisniskan?… ingat ya bisnis tidak melulu soal uang dan penjualan tinggi. karena saya dapat memproyeksikan bahwa tidak semua orang dapat menikmati keindahan bunga-bunga seperti ini ketika sawah-sawah diindonesia sudah mulai habis karena pemukiman, kemudian tidak semua orang beruntung dapat bercocok tanam meskipun mereka berkeinginan tinggi dalam melakukan hal tersebut (orang yang selalu gagal menumbuhkan sesuatu meskipun tanaman paling mudah), lalu ketika orang hanya dapat menikmati keindahan bunga tersebut dengan hanya membeli/ tanpa ribet mengurusinya kan banyak, dan juga para gardener diluar sana yang ingin menambah koleksinya tanpa susah import dari luar negeri karena risikonya tinggi?? who knows??

oh iya ini salah satu cara saya dalam berbagi dan bercerita sekalian bisnis :’D maklum semuanya butuh makan termasuk tanaman saya.
saya lebih senang ketika ada beberapa penggiat tanaman mampir kekbun saya ataupun saya yang mampir kekbun mereka bertukar fikiran, tapi karena saya tidak banyak tau darimana saja apalagi jauh-jauh, saya berbagi pengalaman lewan blog sederhana saya ini.

untuk itu untuk lebih aktifnya lagi saya akan memperbaharui postingan tentang halaman ini ketika banyak pertanyaan yang menarik.

mas bagaimana perawatan bunga kertas ini? sebenarnya perawatan bunga kertas ini tidaklah sulit karena ketika biji yang keta semai sudah tumbuh maka ditunggu sampai daun lembaganya tumbuh hingga 1 (daun pertama) baru kita pindah tanam ke medianya. karena saya disini menggunakan hidroponik maka saya menyemainya dari media tanam rockwool bisa juga kapas atau sebagainya yang tidak menyebabkan gatal dikulit. lalu ketika sudah tumbuh daun pertama saya pindah ke media pipa pvc dengan sistem semi NFT (nutrient film technique). kenapa dikatakan semi karena saya tidak mengalirkan airnya 24 jam dimana sistem NFT membutuhkan itu.

ok akan saya jelaskan cara kerjanya. 1. semi NFT yang saya buat ini tidak memiliki kemiringan alur air dimana pipa kita harus dimiringkan 5 derajat, saya ganti dengan malah mendatarkan keseluruhan pipa/ sejajar tanpa miring.

2. melubangi tutup pada pipa perpindahan air dari pipa satu ke pipa 2 yang dibawahnya, ini yang paling penting karena air akan penuh meluber ketika tidak ada lubang pada tutup pipa. maka dari itu saya memberikan lubang yang dapat mengatur kedalaman air di pipa sehingga akan tumpah atau mengalir ke pipa selanjutnya.

3. salah satu cara saya hemat listrik, karena tidak hidup terus-terusan maka fungsi genangan air yang tidak tumpah atau mengalir ke pipa selanjutnya bekerja. ketika tanaman membutuhkan makanan dari nutrisi yang dialirkan mereka tinggal menggunkan sisa air yang tertinggal. saya mengatur airnya memenuhi pipa sekitar 1/4 persen agar tanaman lebih leluasa mengambil makanannya.

4. kelemahan cari ini ada 2 yang pertama adalah jarak tanam yang dekat (hemat ruang) yang mengakibatkan akar dari tanaman terkadang menyumbat lubang aliran karena penuh akar, dan yang kedua lumut akan cepat tumbuh

5. ketika anda melukakan kegiatan hidroponik maka semuanya harus di cek agar steril dan tanpa tanah. sediakan ph meter, ppm meter atau ec meter. jika anda tidak ingin repot dengan ph meter maka siapkan banyak air dari subliman ac atau air ac.

ok. ini ada beberapa penampakan tanaman dan bunganya, tumbuhnya juga cukup cepat sampai berbunga membutuhkan waktu 1 bulan 5 hari dengan humidity 20% suhu malam 19 derajat C dan suhu siang 35 derajat C.

20180202_161402 20180202_161158 20180202_161151

untuk cara stek batang dapat dilihat dari penjelasan dan gambar berikut :

  1. siapkan peralatan seperti gunting pruning, rockwool dan wadahnya, disini saya menggunakan pipa 1/2 inchi.
  2. pilih tunas dari batang pohon min 1 daun sejati sudah bisa dipotong tunasnya dengan panjang sekitar 5 cm.
  3. potong miring pada ujung tunas kemudian potong daun pertama yang besar menjadi setengah sisahkan daun tunas. penyisahan daun berguna untuk calon stekan berfotosintesis.. bukan foto selfi
  4. balut batang sedalam 2 cm ke dalam rockwool. (harus padat) agar pengakaran lebih cepat.
  5. masukkan kedalam wadah pipa tadi lalu dimasukkan ke lubang yang berada di pipa induk.
  6. sekitar 1 minggu akar mulai muncul. ingat nutrisi beri sedikit saja sekitar 200 ppm

20180203_111530 20180203_111507 20180203_111517 20180203_111540 20180203_111457 20180203_111452

nah hasilnya dapat dilihat pada gambar berikut :

20180302_134719 20180302_134653 20180302_134630 20180302_134614 20180302_134548 20180302_13452720180302_134439 20180221_102712 20180221_102637  20180219_171940 20180218_110747 20180218_11072920180215_103258 20180215_103246 20180215_10323820180215_103232 20180215_103223 20180215_10313920180214_091525 20180212_094238_1

oh iya hampir lupa bahwa jenis – jenis zinnia yang saya tanam ada : earlywonder, cactus, peppermint.

karena selebihnya padah ga tumbuh padahal banyak yang cantik-cantik lagi 😦

ok cukup sekian dulu karena sudah 4 jam saya merangkum semua artikel ini. saya mohon pamit dan akan sering – sering update begini lagi, juga semoga bermanfaat.

terima kasih dan jangan lupa kalau ingin meminang beberapa tanaman saya ada di online shop saya

ciao

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s